Senin, 09 Januari 2012

Dewasalah Kawan


Dewasalah kawan. Untuk menghadapi dunia yang penuh warna. Bersumpahlah Demi Tuhan akan kita pertahankan senyuman kita untuk perdamaian dunia. Bahkan kali ini kita harus berani mati untuk dapatkan ketenangan jiwa ini. Bumi ini mungkin begitu gersang bagi sebagian orang, tapi kenapa tak kita jadikan bumi ini selalu sejuk bagi kita, selalu indah dalam tatapan mata kita.
Ini mungkin tak mudah, kawan. Tapi dalam satu detikpun kita bisa mengubah hidup kita menjadi lebih indah. Pejamkan matamu, tersenyumlah. Bersyukur pada Tuhan, itu senjata kita untuk memerangi kejenuhan akan kehidupan di dunia. Untuk membunuh rasa kecewa, amarah, rasa khawatirmu akan kehidupan kita setelah detik ini berlalu.
Menangislah jika itu perlu. Tapi tetaplah tersenyum dalam tangismu. Beberapa saat kemudian, saat kamu rasa cukup untuk menangisi semua dan hilangkan rasa muakmu, mulai tata kembali hidupmu. Menangis? Jika itu suatu kesalahan, lalu untuk apa Tuhan ciptakan air mata? Tapi jangan pernah kamu sekali saja terjerumus dalam lubang kemunafikan. Sekalipun jangan terpuruk hanya karna ujian yang diberikan Tuhan padamu. Menangis, Merenung, Menata kembali, Menjalani kehidupan, dan Meraih mimpi. Begitulah kita hidup.
Hei. Kita tak sendirian. Mungkin semua bisa kamu lakukan, tapi tak semuanya sendirian.
Percayakan semuanya, pada temanmu, pada kekasihmu, pada sahabatmu, pada saudaramu.
Tatap matanya, dan rasakan ketulusan mereka. Kita hidup untuk saling berbagi, bukan untuk saling menguasai. Maka tersenyumlah pada mereka, dan katakan "Maukah kalian membantuku melewati semua kehidupanku ini? Baik disaat aku dipuja maupun dicaci. Tentu tak akan ada pertanyaan kenapa aku pilih kalian. Ini sudah menjelaskan semua. Kalian yang bisa ku percaya."

Tersenyumlah kawan. Tunjukkan keramahanmu pada Dunia. Tak akan ada yang menghalangimu, kau hanya harus terus melangkah dan temukan tempatmu yang seharusnya. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar