Senin, 09 Januari 2012

Pengertian dan Teori-Teori Tentang Pers


Pengertian Pers
Pers dalam arti sempit: Media Cetak
Pers dalam arti luas: semua barang cetakan untuk umum sebagai pengganti istilah Printed Mass Media.
B.      Teori – Teori tentang Pers
·         Teori Pers Otoritarian:
o   Negara merupakan ekspresi tertinggi dari organisasi kelompok manusia, mengungguli masyarakat dan individu.
o   Prinsip Dasar:
§  Media tunduk pada penguasa
§  Penyensoran dibenarkan
§  Kecaman dan penyimpangan kebijakan penguasa tidak diterima
§  Wartawan tidak dapat bebas dalam organisasinya
·         Teori Pers Libertarian
o   Pers punya kebebasan seluas-luasnya agar menemukan kebenaran yang hakiki
o   Ciri:
§  Bebas dari sensor pendahuluan
§  Penertiban dan distribusi tanpa memerlukan izin atau lisensi
§  Kecaman terhadap penguasa tidak dapat dipidanakan
§  Tidak ada kewajiban mempublikasikan segala hal
§  Publikasi “kesalahan” tetap dilindingi dalam hal opini dan keyakinan
§  Tidak ada batasan dalam pengumpulan informasi untuk kepentingan publikasi
§  Wartawan punya otonomi profesional dalam organisasinya
·         Teori Tanggung Jawab sosial
o   Bebas disertai tangung jawab
o   Prinsip:
§  Media mempunyai kewajiban pada masyarakat
§  Profesional terhadap keinformasian, kebenaran, obyektivitas, keseimbangan dan sebagainya
§  Mengatur diri dalam kerangka hukum dan lembaga
§  Menghindari kejahatan, ketidaktertiban dan penghinaan terhadap minoritas etnik dan agama
§  Bersifat plural, mencerminkan kebhinekaan
§  Kesempatan mengemukakan berbagai sudut pandang sama, dan hak untuk dijawab
§  Masyarakat berhak mengharap standar prestasi yang tinggi, intervensi dibenarkan untuk kepentingan umum
·         Teori Pers Komunis
o   Ciri:
§  Media dibawah kendali kelas pekerjaan
§  Media tidak dimiliki secara pribadi
§  Masayarakat berhak melakukan sensor dan tindakan hukum lain
§  Pers merupakan alat pemerintah
§  Sebagai alat untuk melakukan “indoktrinasi massa”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar